Ada Kalanya Kita Diharuskan Menyerah

Daftar Isi: [Lihat]
Capek, itu mungkin kata yang tepat untuk mengungkapkan apa yang saya rasakan kini dalam urusan pekerjaan. Ah...pekerjaan yang mana ini? Hehehe berhubung banyak sekali pekerjaan yang saya ambil di kantor, jadi ungkapan capek itu adalah pekerjaan yang intens saya tekuni akhir akhir ini.

Pekerjaan itu adalah mengomandoi pelaksanaan peralihan dari rekam medis kertas ke rekam medis elektronik. Pekerjaan mengubah budaya tulis menulis menjadi budaya ketik mengetik.

Lalu hubungannya dengan capek apa? Lebih tepatnya saya capek menghadapi vendor yang saat ini sedang membangun RME di tempat kerja. Disaat kita semangat semangatnya migrasi, vendor ini terasa jalan di tempat. Semua usulan perubahan terasa mentok dan seminggu lebih berjalan, tidak ada satu pun item yang diubah dari template dasar RME yang mereka berikan.

Parahnya, item krusial yang belum bisa diubah adalh masalah billing dan eklaim BPJS Kesehatan. Mengapa saya anggap ini krusial, karena berhubungan dengan uang rumah sakit dan uang pelayanan. Jika tidak dikelola dengan baik, bisa dibayangkan apa yang mungkin terjadi nanti.

Saya tunggu sampai besok, bila tidak ada perubahan juga dengan terpaksa saya harus menyerahkan ini semua ke kepala. Terus terang saya sudah capek dan mungkin saat ini saya diharuskan untuk menyerah.